Breaking News! Jalan Gombel Lama Semarang Mulai 14 April Ditutup Total Selama 7 Bulan - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Breaking News! Jalan Gombel Lama Semarang Mulai 14 April Ditutup Total Selama 7 Bulan

Tuesday, 7 April 2026
Jalan Gombel Lama Kota Semarang akan ditutup sepenuhnya mulai hari Selasa, 14 April 2026, Warga diminta berhati hati

SEMARANG, WARTAGLOBAL.id --
Jalan Gombel Lama Kota Semarang akan ditutup sepenuhnya mulai hari Selasa, 14 April 2026, untuk melaksanakan proyek rekonstruksi besar yang diperkirakan akan berlangsung selama sekitar tujuh bulan hingga November 2026.

Perbaikan ini diperlukan karena jalan yang memiliki panjang sekitar 1,27 kilometer di daerah turunan Gombel sering mengalami penurunan dan kerusakan berulang, disebabkan oleh lokasi yang berada di daerah patahan tanah dan rawan longsor.

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DIY bersama Pemerintah Kota Semarang telah sepakat untuk menutup Jalan Gombel Lama secara total selama proses perbaikan, sehingga kendaraan tidak dapat melintasi jalur turunan tersebut.

Penutupan ini diatur setelah selesai masa mudik dan balik Lebaran 2026 guna mengurangi gangguan pada arus lalu lintas, meskipun tetap akan menyebabkan perubahan rute bagi para pengguna jalan dari Semarang ke arah atas maupun bawah.

Selama periode penutupan, arus lalu lintas yang menuju Semarang atas dan arah Salatiga–Bawen akan dialihkan melalui Jalan Gombel Baru, yang akan dibuka untuk dua arah sepenuhnya.

Jalan Setiabudi juga akan berfungsi sebagai jalur alternatif tambahan, sehingga pengguna kendaraan umum dan pribadi disarankan untuk berangkat lebih awal atau memantau informasi rute melalui media sosial dan pengumuman resmi dari BBPJN Jateng‑DIY.

Untuk kendaraan berat, pihak BBPJN menyarankan agar memilih jalan tol sebagai rute pengalihan yaitu masuk di Tol Banyumanik keluar di Tol Jatingaleh

Rekonstruksi Jalan Gombel Lama akan difokuskan pada dua titik patahan yang paling parah, dengan panjang patahan masing-masing sekitar 18 meter dan 5 meter, tanpa memperlebar jalan yang tetap sekitar 10,5 meter.

Mengingat daerah ini rentan terhadap gerakan tanah, proyek ini akan menggunakan teknik khusus berupa bore pile dengan kedalaman sekitar 28 meter, serta mini pile di area jalan yang ambles, sehingga struktur bawah jalan menjadi lebih stabil dan mampu menahan pergerakan tanah.

Setelah basis pondasi diperkuat, permukaan jalan akan diaspal ulang dengan ketebalan total sekitar 10 sentimeter, terdiri dari dua lapis yaitu lapisan pengikat AC‑BC setebal kira-kira 6 sentimeter, dan lapisan permukaan atas AC‑WC setebal sekitar 4 sentimeter untuk menciptakan permukaan yang lebih halus dan tahan lama.

Selain itu, penyesuaian vertikal di titik-titik yang mengalami longsor akan dilakukan agar tidak terlalu curam dan tidak membentuk sudut tajam seperti sebelumnya, sehingga tikungan menjadi lebih nyaman dan mengurangi risiko kecelakaan.

Perbaikan Jalan Gombel Lama merupakan bagian dari paket besar pemeliharaan ruas Semarang–Bawen–Salatiga–Sruwen dengan total anggaran sekitar Rp181 miliar, yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan dilaksanakan dalam skema kontrak multi tahun (MYC) untuk periode 2025-2027.

Dari total paket tersebut, alokasi khusus untuk rekonstruksi 1,27 kilometer Jalan Gombel Lama mencapai sekitar Rp17,5 miliar, yang digunakan untuk pemancangan pondasi, penataan aligmen, hingga pengaspalan baru.

Untuk mengantisipasi kemacetan selama penutupan, BBPJN Jateng‑DIY telah berkoordinasi dengan Satlantas Polrestabes Semarang untuk membuat rambu, mengatur arus lalu lintas, serta menempatkan petugas di titik-titik persimpangan yang strategis. (Hans)

KALI DIBACA