Motor Tabrakan di SPBU Kriyan Jepara, Dua Pelajar Masuk Rumah Sakit - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Motor Tabrakan di SPBU Kriyan Jepara, Dua Pelajar Masuk Rumah Sakit

Saturday, 2 May 2026
Dua Sepeda Motor Tabrakan di SPBU Kriyan, Dua Pelajar Jadi Korban, Satu Alami Retak Kaki.

JEPARA, WARTAGLOBAL.id --
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di jalur padat Jalan Jepara–Demak, tepatnya di sekitar SPBU Kriyan, Desa Kriyan, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Peristiwa tersebut baru dilaporkan ke Unit Gakkum Satlantas Polres Jepara pada Sabtu (2/5/2026) dini hari sekitar pukul 05.00 WIB, dengan rincian kejadian yang mengungkap adanya korban dari kalangan pelajar.

Kecelakaan melibatkan dua kendaraan, yakni Honda Beat nomor polisi K 2949 APC yang dikendarai oleh Muhammad Denni Andriyanto (20), warga Desa Kaligarang, Kecamatan Keling, serta Honda Scoopy nomor polisi K 2339 BKC yang dikendarai oleh Neysha Salsabilla Agustina (13), warga Desa Tigajuru, Kecamatan Mayong.

Neysha saat itu tidak sendirian. Ia membonceng rekannya, Mutiara Annisa (13), pelajar asal Desa Teluk Wetan, Kecamatan Welahan.

Akibat benturan tersebut, kedua pengendara mengalami luka-luka. Neysha mengalami memar di bagian pipi kiri serta lecet pada tangan dan kaki, dan telah mendapatkan perawatan di Klinik Mulastin Pecangaan sebelum diperbolehkan rawat jalan.

Sementara itu, kondisi lebih serius dialami oleh pemboncengnya, Mutiara Annisa, yang mengalami retak pada kaki kiri dan harus menjalani perawatan intensif di RS Karima Utama Sukoharjo.

Total terdapat dua korban luka ringan dalam kejadian ini, dengan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp1 juta.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kecelakaan bermula saat Honda Scoopy yang dikendarai Neysha melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan sedang.

Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara Scoopy berbelok ke kanan. Namun pada saat bersamaan, dari arah berlawanan (selatan ke utara), melaju Honda Beat yang dikendarai Denni.

Karena jarak yang terlalu dekat dan pengendara Beat tidak mampu mengendalikan laju kendaraan, tabrakan pun tidak dapat dihindari. Benturan terjadi di badan jalan sebelah kanan jika dilihat dari arah utara ke selatan.

Peristiwa ini kembali menjadi sorotan serius terkait keselamatan berkendara, khususnya bagi pengendara usia pelajar. Di usia yang masih sangat muda, risiko kecelakaan meningkat apabila tidak dibarengi dengan kemampuan berkendara yang memadai serta pengawasan dari orang tua.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih memperhatikan anak-anak yang menggunakan kendaraan bermotor di jalan raya.

Selain itu, pengendara diharapkan selalu berhati-hati, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi lalu lintas sebelum melakukan manuver seperti berbelok, guna menghindari kecelakaan serupa.

Kasus ini kini menjadi pengingat nyata bahwa kelalaian sekecil apa pun di jalan raya dapat berujung pada luka serius, bahkan berpotensi mengancam nyawa. (Petrus)

KALI DIBACA