Satlantas Polres Sukoharjo Ajak Driver Ojol Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dalam Program Lampu Emas di Mako Satlantas, Jumat (5/6/26).SUKOHARJO, WARTAGLOBAL.id --
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukoharjo terus mempererat kemitraan dengan masyarakat melalui program Lampu Emas (Pelayanan Manfaat, Peduli, dan Empati Untuk Masyarakat). Salah satu wujudnya dilakukan melalui kegiatan Polantas Menyapa yang melibatkan komunitas ojek online (ojol) di Mako Satlantas Polres Sukoharjo, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Purnomo bersama jajaran pejabat utama Polres Sukoharjo. Selain menjadi sarana silaturahmi, acara ini juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas kepada para pengemudi ojol yang setiap hari beraktivitas di jalan raya.
Sebanyak 50 perwakilan pengemudi ojol mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari 30 pengemudi Gojek, 10 pengemudi Grab, dan 10 pengemudi Maxim. Para peserta mendapatkan berbagai pembekalan, mulai dari pendidikan masyarakat lalu lintas (Dikmas Lantas), materi keselamatan berkendara atau safety riding, hingga layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis.
Suasana kegiatan semakin meriah dengan adanya pembagian paket sembako dan undian berhadiah yang diberikan kepada para peserta sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian kepada para mitra pengemudi.
Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Purnomo menyampaikan bahwa program Lampu Emas merupakan bentuk perhatian Polri terhadap masyarakat, khususnya para pengemudi ojol yang memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas dan mobilitas warga sehari-hari.
"Pengemudi ojek online merupakan mitra strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas. Mereka setiap hari berada di jalan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Karena itu, kami berharap para driver ojol dapat menjadi contoh sekaligus pelopor keselamatan berkendara di lingkungan masing-masing," ujar AKBP Anggaito Hadi Purnomo.
Menurutnya, melalui kegiatan tersebut kepolisian ingin mengingatkan kembali pentingnya mematuhi aturan lalu lintas guna mengurangi risiko pelanggaran maupun kecelakaan di jalan. Para pengemudi ojol juga diharapkan mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus memberikan teladan kepada masyarakat dalam berkendara secara aman dan tertib.
"Kami tidak hanya mengedepankan penegakan hukum, tetapi juga membangun kesadaran dan kepedulian bersama. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab seluruh pengguna jalan. Dengan disiplin dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, kita dapat menekan angka kecelakaan serta menciptakan lalu lintas yang aman dan nyaman bagi semua," tambahnya.
Selain edukasi, program Polantas Menyapa juga menjadi wadah komunikasi antara kepolisian dan komunitas ojol. Dalam kesempatan itu, para pengemudi dapat menyampaikan berbagai aspirasi, pengalaman, hingga kendala yang mereka hadapi saat menjalankan pekerjaan di lapangan.
Melalui kegiatan ini, Polres Sukoharjo menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan yang berkelanjutan dengan komunitas ojek online. Salah satu langkah yang akan didorong adalah pembentukan duta keselamatan berlalu lintas yang diharapkan dapat menyebarluaskan pesan-pesan tertib berkendara kepada sesama pengguna jalan.
"Kami ingin menjadikan komunitas ojol sebagai mitra dalam menyampaikan pesan-pesan keselamatan kepada masyarakat. Jika kesadaran tertib berlalu lintas tumbuh dari komunitas, dampaknya akan jauh lebih luas dan berkelanjutan," pungkas AKBP Anggaito.
Dengan keterlibatan aktif para pengemudi ojol, budaya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di Kabupaten Sukoharjo diharapkan semakin kuat, sehingga mampu menekan angka pelanggaran serta mengurangi potensi kecelakaan di jalan raya. (Joko S)
KALI DIBACA
