
Petugas Polsek Sambungmacan Polres Sragen Bersama Tenaga Kesehatan Gelar Tracing TB Paru di Desa Cemeng, Kapolres Sragen Tekankan Pentingnya Deteksi Dini
SRAGEN, WARTAGLOBAL.id --
Polres Sragen terus memperkuat komitmennya dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat melalui sinergi dengan berbagai pihak. Salah satu bentuk nyata kolaborasi tersebut diwujudkan oleh Polsek Sambungmacan bersama tenaga kesehatan dengan melaksanakan kegiatan tracing Tuberkulosis (TB) Paru di Desa Cemeng, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen.
Kegiatan ini melibatkan petugas Program Tuberkulosis (TBC) dari Puskesmas Sambungmacan I, Bhabinkamtibmas Desa Cemeng, serta kader kesehatan setempat. Tim melakukan kunjungan dari rumah ke rumah untuk menelusuri warga yang berstatus suspek TB Paru sekaligus memeriksa anggota keluarga yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien.
Dalam pelaksanaan tracing tersebut, seluruh kontak erat telah menjalani proses wawancara dan pemeriksaan awal. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya indikasi maupun gejala yang mengarah pada penyakit TB Paru. Meski demikian, petugas tetap mengingatkan masyarakat agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami batuk yang berlangsung selama tujuh hari berturut-turut atau lebih.
Selain melakukan pemeriksaan, tim gabungan juga memberikan edukasi kepada warga yang berstatus suspek mengenai pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Warga diimbau untuk mengonsumsi makanan bergizi, menggunakan masker saat berinteraksi dengan orang lain, serta mematuhi pengobatan sesuai anjuran tenaga kesehatan agar proses penyembuhan berjalan optimal dan risiko penularan dapat ditekan.
Sebagai bagian dari upaya pencegahan yang lebih komprehensif, petugas turut mengambil sampel air minum dan air dari fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) untuk dilakukan pengujian laboratorium. Langkah ini bertujuan mendukung pemetaan kondisi lingkungan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah di bidang kesehatan, khususnya dalam percepatan eliminasi Tuberkulosis di Indonesia.
"Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir mendukung program kemanusiaan, termasuk di bidang kesehatan. Melalui kolaborasi dengan tenaga kesehatan dan pemerintah desa, kami berharap deteksi dini TB dapat dilakukan secara optimal sehingga potensi penyebaran penyakit bisa dicegah sejak awal. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak takut memeriksakan diri apabila mengalami gejala, karena penanganan yang cepat akan memberikan peluang kesembuhan yang lebih baik," ujar AKBP Dewiana Syamsu Indyasari.
Kegiatan tracing berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan lancar. Sinergi antara Polri, tenaga kesehatan, pemerintah desa, serta masyarakat diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian TB Paru di wilayah Kecamatan Sambungmacan.
Sebagai informasi, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan terus mengintensifkan program eliminasi Tuberkulosis dengan memperkuat penemuan kasus secara aktif, pelacakan kontak erat, serta memastikan pasien menjalani pengobatan hingga tuntas. Langkah tersebut menjadi bagian dari target nasional untuk menurunkan angka penularan dan mewujudkan Indonesia menuju eliminasi TB pada tahun 2030. (Joko S)
KALI DIBACA
