
Gegara Tabrak Trotoar Pengendara Motor Tewas di Jalan Sukowati Sragen, Sabtu (22/8/26).
SRAGEN, WARTAGLOBAL.id --
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Sukowati, tepatnya di wilayah Beloran RT 002, Kelurahan Sragen Kulon, Kabupaten Sragen, Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 04.30 WIB. Peristiwa tersebut menewaskan seorang pengendara sepeda motor, sementara pemboncengnya mengalami sejumlah luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha Xeon bernomor polisi AD 6153 AIE yang dikendarai Suyatno (43), warga Desa Pungsari, Kecamatan Plupuh, Sragen. Saat kejadian, korban membonceng Lanjar Tri Nugroho (30), yang juga merupakan warga Desa Pungsari.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kasatlantas AKP Kukuh Tirto Satria Leksono mengatakan, kecelakaan tersebut masuk kategori kecelakaan berat. Polisi langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan mengenai kejadian tersebut.
"Setelah menerima laporan lakalantas, tim Unit Gakkum melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari dua orang saksi," ujar AKP Kukuh, Sabtu (22/8/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan saksi, kecelakaan bermula ketika sepeda motor yang ditumpangi dua orang tersebut melaju dari arah timur menuju barat. Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara diduga kehilangan konsentrasi akibat mengantuk.
Kondisi tersebut membuat sepeda motor oleng ke sisi kiri jalan. Kendaraan kemudian menghantam trotoar hingga pengendara dan pembonceng terjatuh.
"Pengendara diduga kurang konsentrasi sehingga kehilangan kendali. Laju sepeda motor kemudian oleng ke kiri, membentur trotoar dan terjatuh," jelas Kasatlantas.
Akibat benturan keras, Suyatno mengalami cedera parah pada bagian kepala dan leher. Korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu, Lanjar Tri Nugroho masih dalam kondisi sadar meski mengalami sejumlah luka. Di antaranya luka robek pada dahi, patah tulang lengan atas kiri, luka lecet pada jari-jari kedua tangan, kedua lutut, tungkai bawah kanan, serta jari kaki kiri.
Korban selamat kemudian mendapatkan penanganan medis dan menjalani perawatan di RSI Amal Sehat Sragen.
Kasatlantas AKP Kukuh mengimbau para pengendara untuk memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum berkendara, terutama pada waktu dini hari ketika rasa kantuk lebih mudah muncul.
"Kami mengingatkan pengendara agar tidak memaksakan diri berkendara ketika mengantuk. Jika kondisi fisik tidak memungkinkan, sebaiknya berhenti dan beristirahat untuk mencegah kecelakaan," pesannya.
Polisi masih melakukan penanganan dan pendalaman terhadap kecelakaan tersebut untuk memastikan seluruh faktor yang menyebabkan insiden dapat diketahui. Masyarakat juga diminta selalu mengutamakan keselamatan, menjaga konsentrasi, serta mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara. (Joko S)
KALI DIBACA
