
Kasi Humas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani.
SURAKARTA, WARTAGLOBAL.id --
Polresta Surakarta mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait isu sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Solo yang disebut-sebut akan memasang pagar tinggi menjelang bulan Agustus.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul beredarnya kabar di media sosial yang mengaitkan pemasangan pagar di sejumlah mal dengan isu keamanan yang dikaitkan dengan peristiwa yang dikenal sebagai "Kerusuhan Agustus" pada tahun 2025.
Kepolisian menegaskan hingga saat ini belum menerima informasi resmi mengenai adanya pusat perbelanjaan di Kota Solo yang telah ataupun berencana memasang pagar tinggi karena alasan tersebut.
Kasi Humas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani menjelaskan, apabila terdapat pengelola pusat perbelanjaan yang memasang pagar, pembatas, atau melakukan penyesuaian fasilitas keamanan, hal itu merupakan kebijakan internal masing-masing pengelola dan tidak dapat langsung dikaitkan dengan isu yang beredar di media sosial.
"Sampai saat ini kami belum menerima informasi adanya mal atau pusat perbelanjaan di Kota Solo yang memasang ataupun berencana memasang pagar tinggi sebagaimana isu yang beredar. Jika ada penambahan fasilitas keamanan, itu merupakan kewenangan pengelola sebagai bagian dari pengamanan internal dan bukan berarti berkaitan dengan informasi yang sedang ramai diperbincangkan," kata AKP Lingga Ramadhani.
Ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan selalu melakukan verifikasi terhadap setiap informasi sebelum mempercayai ataupun membagikannya kepada orang lain.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Jangan menyebarkan kabar yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Apabila menemukan informasi yang meragukan, silakan mengonfirmasi kepada pihak berwenang atau sumber resmi," tegas AKP Lingga Ramadhani.
Untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polresta Surakarta telah meningkatkan patroli di sejumlah kawasan strategis, termasuk pusat perbelanjaan, objek vital, kawasan wisata, serta lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Langkah tersebut dilakukan guna memberikan rasa aman kepada warga maupun pelaku usaha sehingga aktivitas ekonomi tetap berjalan normal.
Selain patroli rutin, personel kepolisian juga disiagakan di berbagai titik yang dinilai memiliki mobilitas masyarakat cukup tinggi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan selama bulan Agustus.
Polresta Surakarta menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kota Solo. Kepolisian juga memastikan situasi kamtibmas hingga saat ini tetap aman, kondusif, dan terkendali serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dengan tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (Joko S)
KALI DIBACA
