Polresta Surakarta Edukasi Pelajar tentang Bahaya Narkoba, Geng Motor, dan Balap Liar - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Polresta Surakarta Edukasi Pelajar tentang Bahaya Narkoba, Geng Motor, dan Balap Liar

Tuesday, 4 August 2026
Polresta Surakarta melakukan Edukasi Pelajar tentang Bahaya Narkoba, Geng Motor, dan Balap Liar, Senin (3/8/26).

SURAKARTA, WARTAGLOBAL.id --
Polresta Surakarta menggelar edukasi serentak di sejumlah SMA, SMK, dan MA di Kota Surakarta pada saat pelaksanaan upacara bendera, Senin (3/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba sekaligus pembinaan karakter generasi muda agar terhindar dari berbagai bentuk kenakalan remaja.

Dalam sosialisasi tersebut, personel Polresta Surakarta bersama jajaran Polsek memberikan penyuluhan kepada ratusan pelajar mengenai bahaya narkoba, maraknya geng motor, aksi balap liar, hingga perilaku menyimpang yang dapat merusak masa depan generasi muda. Para siswa juga diingatkan untuk menjauhi perundungan (bullying), tidak melakukan tindakan main hakim sendiri, serta menjaga etika dalam pergaulan baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Petugas turut mengimbau para pelajar agar tidak mudah terpengaruh pergaulan bebas maupun ajakan mencoba narkoba. Selain itu, siswa diminta untuk mematuhi aturan lalu lintas, tidak menggunakan knalpot brong, menghindari balap liar, dan menjauhi segala bentuk tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kasi Humas AKP Lingga Ramadhani mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.

“Generasi muda adalah aset bangsa yang harus kita jaga bersama. Kami mengajak seluruh pelajar untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba, menjauhi geng motor dan balap liar, serta mengisi waktu dengan kegiatan yang positif. Upaya pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dilakukan oleh kepolisian, tetapi memerlukan dukungan keluarga, sekolah, dan seluruh elemen masyarakat,” ujar AKP Lingga Ramadhani.

Menurutnya, Polresta Surakarta tidak hanya mengedepankan penegakan hukum terhadap pelaku penyalahgunaan maupun peredaran narkotika, tetapi juga memperkuat langkah pencegahan melalui edukasi sejak dini di lingkungan pendidikan. Pendekatan tersebut dinilai penting agar para pelajar memiliki pemahaman yang baik mengenai bahaya narkoba sekaligus menyadari dampak negatif berbagai bentuk kenakalan remaja.

“Kami ingin pelajar di Kota Surakarta tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berprestasi, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Edukasi sejak dini menjadi benteng utama agar mereka tidak menjadi korban maupun pelaku penyalahgunaan narkotika,” tambah AKP Lingga.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai mampu memberikan pemahaman langsung kepada siswa mengenai ancaman narkoba dan pentingnya menjaga perilaku positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Sebagai informasi terbaru, Polresta Surakarta sepanjang tahun 2026 terus menggencarkan program pembinaan dan penyuluhan di lingkungan pendidikan sebagai bagian dari strategi Polri Presisi yang menitikberatkan pada pencegahan, pembinaan, dan perlindungan generasi muda dari pengaruh narkotika serta tindak kenakalan remaja. Melalui sosialisasi yang dilaksanakan secara serentak di berbagai sekolah, diharapkan para pelajar semakin sadar akan pentingnya menjaga diri, menaati aturan, serta berani menolak segala bentuk pengaruh negatif yang dapat menghambat masa depan mereka. (Joko S)

KALI DIBACA