Bekali Pelajar, Polres Karanganyar Ingatkan Bahaya Tawuran hingga Balap Liar - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Bekali Pelajar, Polres Karanganyar Ingatkan Bahaya Tawuran hingga Balap Liar

Saturday, 19 September 2026
Personel Polres Karanganyar melakukan penyuluhan pelajar di SMK Muhammadiyah 3 terkait Bahaya Tawuran hingga Balap Liar, Jumat (18/9/26).


KARANGANYAR, WARTAGLOBAL.id --
Polres Karanganyar mengingatkan para pelajar agar tidak terjerumus dalam berbagai bentuk kenakalan remaja, mulai dari tawuran, bullying, balap liar hingga aksi berkendara secara ugal-ugalan. Kepolisian menekankan bahwa keputusan yang diambil sesaat dapat membawa dampak panjang terhadap pendidikan dan masa depan.

Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada siswa-siswi SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar, Jumat (18/9/2026). Dalam kegiatan itu, polisi mendorong para pelajar berani menolak ajakan negatif sekaligus menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

KBO Satbinmas Polres Karanganyar IPTU Surip Wuryanto bersama Kanit Bintibsos Satbinmas Aipda Agus Wibowo, S.H. dan Banit Bintibsos Satbinmas Brigadir Abdul Kafit memberikan sejumlah materi terkait kenakalan remaja, bullying, penggunaan media sosial secara bijak hingga pentingnya menaati aturan lalu lintas.

Para siswa diingatkan bahwa tawuran, balap liar, penyalahgunaan narkoba dan minuman keras, membawa senjata tajam, vandalisme serta pergaulan berisiko dapat menimbulkan berbagai persoalan. Konsekuensinya tidak hanya berkaitan dengan hukum, tetapi juga dapat memengaruhi proses pendidikan, hubungan dengan keluarga dan rencana masa depan.

“Jangan sampai masa muda yang seharusnya digunakan untuk belajar, berkarya dan mengejar cita-cita justru terhambat karena salah memilih pergaulan,” pesan personel Satbinmas kepada para pelajar.

Polisi Ingatkan Pelajar Bijak Bermedia Sosial

Dalam penyuluhan tersebut, kepolisian turut mengingatkan siswa agar lebih berhati-hati ketika menggunakan media sosial. Setiap unggahan, komentar maupun informasi yang dibagikan perlu dipikirkan terlebih dahulu karena dapat menyebar luas dan menimbulkan dampak bagi orang lain maupun diri sendiri.

Pelajar diminta menerapkan prinsip saring sebelum sharing, memastikan informasi yang diterima sebelum menyebarkannya, serta menjaga etika dalam berkomunikasi di ruang digital. Mereka juga diingatkan untuk tidak menyebarluaskan konten yang mengandung kekerasan, tawuran, penghinaan ataupun ancaman.

Selain itu, data pribadi perlu dijaga dan tidak diberikan kepada pihak lain secara sembarangan. Polisi mendorong para siswa memanfaatkan media sosial untuk kegiatan yang positif, kreatif dan memberikan manfaat.

Knalpot Brong dan Balap Liar Jadi Perhatian

Materi keselamatan berlalu lintas juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Polisi mengingatkan para pelajar agar tidak berkendara secara ugal-ugalan, menggunakan telepon seluler ketika berkendara, melawan arus, menerobos lampu merah maupun mengabaikan penggunaan helm.

Penggunaan knalpot brong turut menjadi perhatian. Para pelajar diminta menggunakan kendaraan sesuai persyaratan teknis dan tidak melakukan perubahan yang dapat mengganggu pengguna jalan maupun masyarakat sekitar.

“Knalpot brong bukan sekadar soal suara bising. Suara yang mengganggu bisa memicu keresahan dan konflik di lingkungan masyarakat. Gunakan kendaraan sesuai ketentuan dan jangan sampai keinginan tampil keren justru berujung pada penindakan,” pesan polisi.

Para siswa juga diberikan pengingat mengenai 5 Siap sebelum berkendara, yaitu siap kendaraan, siap pengendara, siap perlengkapan, siap aturan dan siap keselamatan.

Polres Karanganyar berharap kegiatan tersebut dapat membangun kesadaran pelajar untuk lebih bertanggung jawab dalam pergaulan maupun ketika berada di jalan raya. Para siswa juga didorong untuk menjadi contoh positif bagi teman, keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Polisi mengajak pelajar memilih lingkungan pergaulan yang baik, berani menolak ajakan tawuran dan tindakan berisiko, menjaga nama baik sekolah serta keluarga, dan memanfaatkan masa muda untuk belajar, berkarya dan meraih prestasi.

Kegiatan pembinaan dan penyuluhan berlangsung lancar. Para siswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan mendapatkan edukasi mengenai pencegahan kenakalan remaja, penggunaan media sosial serta keselamatan berlalu lintas. (Joko S)

KALI DIBACA