
Pabrik Alvin furnitur Jepara terbakar, Diduga kuat pemicu kebakaran berasal dari korsleting listrik di ruang produksi yang kemudian menyambar tumpukan bahan baku kayu, Selasa (13/10/26).
JEPARA, WARTAGLOBAL.id --
Kebakaran hebat melanda kawasan industri pengolahan kayu PT Allpin Furniture yang berlokasi di Kelurahan Karangkebagusan, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, pada Selasa (13/10/2026) siang. Insiden tragis ini menghanguskan area produksi seluas kurang lebih 1.000 meter persegi serta menelan korban jiwa.
Kepala Satpol PP dan Damkar Jepara, Samiadji, mengungkapkan bahwa peristiwa nahas tersebut bermula sekitar pukul 13.00 WIB. Petugas gabungan membutuhkan waktu lebih dari enam jam untuk menjinakkan si jago merah yang cepat membesar akibat banyaknya material mudah terbakar.
"Proses pemadaman berlangsung dramatis karena banyaknya tumpukan kayu dan serbuk di lokasi. Api baru berhasil dikendalikan hingga tahap pendinginan pada Selasa malam," kata Samiadji.
KRONOLOGI KEBAKARAN
Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi serta hasil asesmen awal petugas, kobaran api diduga kuat dipicu oleh korsleting pada panel listrik di bagian tengah ruang produksi. Percikan arus pendek tersebut seketika menyambar bahan baku kayu dan memicu ledakan keras dari sebuah truk besar yang terparkir di dalam area pabrik.
Meskipun sebagian besar bangunan permesinan berhasil diselamatkan, area ruang produksi utama ludes terbakar dengan estimasi kerugian material ditaksir mencapai miliaran rupiah.
IDENTITAS KORBAN
Insiden maut ini juga mengakibatkan jatuhnya korban dari kalangan pekerja pabrik. Tim evakuasi dari PMI dan relawan setempat mendapati tiga korban di lokasi kejadian:
Korban Meninggal Dunia: Aprilianto (22), warga asal Kabupaten Batang. Korban ditemukan di area lorong atas tumpukan material dengan luka bakar parah akibat terjebak kepungan api. Jenazah langsung dievakuasi ke RSUD RA Kartini Jepara.
Kiswanto (38) mengalami luka bakar sekitar 90%.
Daryono (59) mengalami luka bakar sekitar 35%.
Upaya pemadaman melibatkan kekuatan penuh dari berbagai elemen. Pemerintah Kabupaten Jepara mengerahkan armada pemadam kebakaran berkapasitas besar, dibantu oleh unit Water Cannon milik Polres Jepara, kendaraan taktis BPBD Jepara, hingga dukungan armada dari perusahaan swasta sekitar.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan investigasi mendalam untuk memastikan penyebab musibah kebakaran di sentra furnitur Jepara tersebut. (Petrus)
KALI DIBACA
