Bupati Witiarso:  Tekankan Persatuan antara Pemerintah dan Masyarakat Menuju Jepara Aman Sejahtera - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Bupati Witiarso:  Tekankan Persatuan antara Pemerintah dan Masyarakat Menuju Jepara Aman Sejahtera

Thursday, 1 January 2026
Doa Bersama Lintas Agama dihadiri langsung oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo (Mas Wiwit), Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar (Gus Hajar), jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Rabu (31/12/25) malam.

JEPARA, WARTAGLOBAL.id --
Pemerintah Kabupaten Jepara bersama masyarakat menggelar Doa Bersama menjelang pergantian Tahun 2026 yang berlangsung khidmat dan penuh makna di Plajan, Kabupaten Jepara, Rabu malam (31/12/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo (Mas Wiwit), Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar (Gus Hajar), jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jepara, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, serta warga dari berbagai elemen masyarakat.

Doa bersama ini dilaksanakan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas perjalanan Kabupaten Jepara sepanjang tahun 2025, sekaligus sebagai ikhtiar batin dan spiritual bersama untuk memohon perlindungan, keselamatan, kedamaian, serta kemajuan Jepara di tahun 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Jepara Witiarso Utomo (Mas Wiwit) menyampaikan bahwa momentum akhir tahun bukan sekadar pergantian angka kalender, melainkan saat yang tepat untuk melakukan refleksi, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Jepara bersama masyarakat menggelar Doa Bersama menjelang pergantian Tahun 2026

“Melalui doa bersama ini, kita memohon agar Kabupaten Jepara senantiasa diberikan keberkahan, dijauhkan dari segala marabahaya, serta diberi kekuatan untuk terus melangkah menuju Jepara yang aman, sejahtera, dan bermartabat di tahun 2026,” ujar Mas Wiwit.

Sementara itu, Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar (Gus Hajar) menegaskan pentingnya menjaga persatuan, toleransi, dan keharmonisan sosial sebagai modal utama dalam pembangunan daerah.

“Doa adalah kekuatan spiritual yang menyatukan. Dengan kebersamaan dan kekompakan seluruh elemen masyarakat, InsyaAllah berbagai tantangan di tahun mendatang dapat kita hadapi bersama,” ungkap Gus Hajar.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan doa bersama tersebut. Ia menilai kegiatan ini mencerminkan empati dan kepedulian pemerintah daerah beserta seluruh jajaran Forkopimda yang dikoordinir langsung oleh Bupati Jepara terhadap situasi dan kondisi masyarakat.

Doa bersama lintas agama di hadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, serta warga dari berbagai elemen masyarakat di Jepara.

Menurutnya, doa bersama lintas agama menjelang tahun baru merupakan momentum yang sangat baik, tidak hanya untuk memohon keberkahan dan keselamatan, tetapi juga sebagai sarana saling mengenal budaya, mempererat persaudaraan, dan memperkuat toleransi antarumat beragama.

“Doa bersama lintas agama ini menunjukkan bahwa Jepara berada dalam kondisi yang harmonis. Ini menjadi modal penting untuk melangkah menuju Jepara yang aman, damai, dan mulus dalam pembangunan ke depan,” tegasnya.

Acara doa bersama berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan, diisi dengan pembacaan doa dari perwakilan lintas agama serta harapan bersama agar tahun 2026 menjadi tahun yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Jepara.

Kegiatan ini sekaligus menjadi simbol kedekatan antara pemerintah daerah dan masyarakat, serta wujud komitmen bersama untuk terus menjaga keamanan, kedamaian, persatuan, dan kemajuan Kabupaten Jepara di masa yang akan datang.

(Petrus)

KALI DIBACA