Rangka Rumah Roboh, Dua Warga Tanon Sragen Alami Luka Serius, Satu Korban Masuk Rumah Sakit - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Rangka Rumah Roboh, Dua Warga Tanon Sragen Alami Luka Serius, Satu Korban Masuk Rumah Sakit

Wednesday, 28 January 2026

Akibat Rangka Rumah Roboh di Tanon Sragen, Dua Warga Alami Luka-luka, Satu Masuk Rumah Sakit, Senin (26/1/26) sore.

SRAGEN, WARTAGLOBAL.id --
Musibah robohnya rangka bangunan rumah terjadi di Dukuh Kukun, Desa Bonagung, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Senin (26/1/26) sore. Akibat kejadian tersebut, dua warga setempat mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Dua korban diketahui bernama Karno Puspito (67) dan Siswanto (46). Karno mengalami retak tulang paha kiri sehingga harus dirujuk ke RS Yakssi Gemolong, sementara Siswanto menderita nyeri pada bagian punggung dan menjalani perawatan di rumah.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kapolsek Tanon, Iptu Priyatno, menjelaskan bahwa kejadian berlangsung di Dukuh Kukun RT 003, Desa Bonagung. Bangunan yang roboh merupakan rumah milik Rustam yang saat itu masih berupa kerangka dan sedang dalam proses renovasi.

Menurut keterangan Priyatno, rangka bangunan berukuran sekitar 8 meter x 6 meter tersebut ambruk ketika para pekerja tengah mengangkat struktur rumah secara bersama-sama. Tanpa diduga, bangunan kehilangan keseimbangan dan runtuh, menimpa dua orang yang berada tepat di bawahnya.

“Pemilik rumah kemudian berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar segera berdatangan untuk mengevakuasi korban yang tertimpa rangka bangunan,” ungkap Priyatno saat dihubungi, Rabu (28/1/26).

Selain menimbulkan korban luka, peristiwa ini juga mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp20 juta. Penanganan kejadian dilakukan oleh Polsek Tanon bersama BPBD, relawan TRC Tanon, Kepala Desa Bonagung, serta masyarakat setempat.

Sementara itu, Camat Tanon Rinaldy Arief Wicaksono menambahkan, robohnya rangka rumah diduga dipicu oleh terlepasnya salah satu tiang kayu penyangga bangunan utama. Akibatnya, rangka rumah berukuran sekitar 8 meter x 5 meter tersebut ambruk dan reruntuhannya menimpa atap rumah di sebelahnya hingga menyebabkan kurang lebih 2.000 genting pecah. (Joko S)

KALI DIBACA