Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo dan Bupati Etik Suryani pantau Tiga Pos Pengamanan untuk Operasi Ketupat Candi 2026 dan Lebaran, Kamis (12/3/26).SUKOHARJO, WARTAGLOBAL.id --
Polres Sukoharjo menyiapkan tiga pos pengamanan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 guna memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran. Operasi tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Total sebanyak 623 personel Polri dikerahkan dalam operasi pengamanan tersebut. Para personel tidak hanya bertugas di pos pengamanan, tetapi juga melakukan patroli di berbagai titik keramaian dan fasilitas umum.
Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo menyampaikan bahwa pihaknya mendirikan dua pos pengamanan dan satu pos terpadu di sejumlah titik strategis di wilayah Sukoharjo.
“Petugas gabungan di pospam Lebaran berupaya memberikan layanan maksimal terhadap para pemudik di jalur mudik Lebaran. Termasuk memastikan keselamatan dan keamanan para pemudik yang hendak pulang kampung saat momen Lebaran,” kata dia.
Ia menjelaskan dua pos pengamanan ditempatkan di kawasan Kartasura dan Bundaran Pandawa Solo Baru. Sementara satu pos terpadu didirikan di sekitar simpang lima atau Proliman Sukoharjo.
Menurutnya, pemilihan lokasi tersebut mempertimbangkan tingkat kepadatan lalu lintas, khususnya di wilayah Kartasura yang selama ini dikenal sebagai titik pertemuan arus kendaraan dari berbagai daerah.
Selama ini, kawasan Kartasura menjadi simpul pertemuan arus kendaraan dari arah Jogja–Solo maupun Semarang–Solo serta jalur sebaliknya. Oleh sebab itu, wilayah tersebut menjadi salah satu jalur utama yang dilalui pemudik dari Semarang, Yogyakarta, dan Kota Solo.
Apel gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 sendiri digelar di halaman Mapolres Sukoharjo, Kamis (12/3/26). Apel tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang didampingi Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo dan Komandan Kodim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Reza Syahputra.
Selain menjaga pos pengamanan, para personel juga ditugaskan melakukan patroli rutin di berbagai lokasi yang berpotensi ramai selama masa mudik, seperti pusat perbelanjaan, tempat keramaian, serta objek vital.
Petugas gabungan juga akan melakukan pemantauan di sejumlah fasilitas umum, termasuk terminal, stasiun, dan pasar tradisional guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
“Prinsipnya, kami memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran,” ujar dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Sukoharjo Toni Sri Buntoro menyampaikan bahwa pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk mendukung kelancaran arus mudik tahun ini.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemeriksaan kelayakan kendaraan atau ramp check terhadap bus angkutan Lebaran di sejumlah perusahaan otobus (PO). Selain itu, Dishub juga memasang rambu-rambu penunjuk jalur alternatif untuk membantu pemudik.
Toni menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Satlantas Polres Sukoharjo untuk memastikan kesiapan personel dan sistem pemantauan lalu lintas selama periode mudik.
“Petugas juga memantau pergerakan pemudik lewat kamera CCTV yang dipasang di sejumlah lokasi. Sehingga jika terjadi penumpukan kendaraan, petugas segera turun untuk mengurai kemacetan,” ujar dia. (Joko S)
KALI DIBACA