DPU Kota Semarang Kebut Perbaiki Jalan Berlubang hingga H-10 Lebaran 2026 - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

DPU Kota Semarang Kebut Perbaiki Jalan Berlubang hingga H-10 Lebaran 2026

Sunday, 1 March 2026
Warga melintasi jalan berlubang di Jalan Raya Gunungpati, Kota Semarang

SEMARANG, WARTAGLOBAL.id --
Untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat, terutama menjelang arus mudik Idulfitri. DPU Kota Semarang menargetkan penanganan jalan berlubang di Kota Semarang, rampung paling lambat H-10 sebelum Lebaran 2026.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Suwarto, menegaskan bahwa percepatan perbaikan jalan menjadi prioritas utama agar tidak menimbulkan keluhan dari warga yang pulang kampung.

“Memang H-10 harus sudah clear semuanya. Termasuk kita juga mengharapkan masukan dari masyarakat mana yang memang perlu dilakukan penanganan segera. Kalau namanya mudik itu kan nanti warga Semarang yang di luar kota datang semuanya,” ujar Suwarto, Sabtu (28/2/26).

Menurutnya, kondisi jalan yang berlubang dapat mengganggu kenyamanan pemudik sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, seluruh titik kerusakan ditargetkan sudah tertangani sebelum puncak arus mudik.

“Nanti biar tidak menjadi keluhan mereka kalau jalannya Semarang kondisinya banyak lubangnya. Artinya semua lubang jalan akan segera ditutup. Saya minta target kemarin H-10 sudah selesai semuanya,” tegasnya.

Meski demikian, Suwarto menyebutkan apabila hingga batas waktu tersebut masih terdapat titik yang belum tertangani, perbaikan tetap akan dilanjutkan hingga mendekati Hari H Lebaran.

“Walaupun nanti kalau belum ada, masih sampai hari H-nya kita tetap bisa melakukan penambahan. Minimal H-10 sudah dipenuhi semua, tinggal kurang sedikit,” katanya.

Tak hanya ruas utama, DPU juga memastikan perbaikan menyasar jalur alternatif yang berpotensi dilalui pemudik untuk menghindari kepadatan lalu lintas.

“Termasuk jalur alternatif sudah termasuk yang akan masuk sampai Wates Gondorio Kecamatan Ngaliyan,” jelas Suwarto.

Penanganan ini diharapkan mampu mendukung kelancaran distribusi kendaraan selama periode mudik, sekaligus mengurangi beban di jalan protokol.

Terkait penerangan di jalur alternatif, Suwarto menyampaikan bahwa kewenangan tersebut berada pada instansi lain. Pihaknya akan melakukan koordinasi agar kebutuhan penerangan dapat terpenuhi menjelang Lebaran.

“Kalau penerangan ini nanti kewenangannya di dinas terkait. Nanti coba dikomunikasikan ke sana, nanti dihubungi,” pungkasnya.

(Hans)

KALI DIBACA