Pemkot Semarang-TNI Kompak Bangun Infrastruktur hingga Berdayakan Warga, TMMD di Mangunsari Rampung - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Pemkot Semarang-TNI Kompak Bangun Infrastruktur hingga Berdayakan Warga, TMMD di Mangunsari Rampung

Friday, 13 March 2026
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, tandatangani kerjasama penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Ruang Lokakrida lantai 8 Gedung Moch Ihsan, Balai Kota Semarang, Rabu, (11/3/26). (Istimewa)

SEMARANG, WARTAGLOBAL.id --
Kolaborasi antara TNI, Pemkot Semarang dan masyarakat kembali terlihat lewat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I 2026. Melalui program ini, pembangunan infrastruktur hingga pemberdayaan warga digencarkan di Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Gunungpati.

Program TMMD Sengkuyung di Kota Semarang dinilai menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di tingkat kelurahan.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti saat menghadiri penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I 2026 di Ruang Lokakrida lantai 8 Gedung Moch Ihsan, Balai Kota Semarang, Rabu (11/3/2026).

Menurut Agustina, program TMMD menjadi contoh kolaborasi nyata yang mampu mendorong pembangunan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kita menyaksikan betapa indahnya kemanunggalan TNI bersama rakyat,” kata Agustina Wilujeng.

Pada pelaksanaan TMMD tahun ini, kegiatan difokuskan di Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Gunungpati. Berbagai pembangunan fisik dilakukan untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus mendukung aktivitas masyarakat setempat.

Sejumlah infrastruktur yang dibangun antara lain perbaikan saluran drainase, pembangunan talud, serta penambahan satu unit tandon air untuk menunjang kebutuhan warga. Selain itu, program ini juga mencakup renovasi sepuluh rumah tidak layak huni (RTLH) yang merupakan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang.

Tak hanya pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik yang melibatkan masyarakat secara langsung. Kegiatan tersebut meliputi donor darah, seminar kebangsaan, sosialisasi dari sejumlah dinas, Gebyar TMMD, bazar UMKM, pelayanan KB keliling, hingga penanaman pohon.

“Ada juga simulasi makanan bergizi melalui program Dashat untuk penanganan stunting, budidaya jamur, serta pelatihan pengolahan sampah organik,” ungkap Agustina.

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat kesadaran masyarakat sekaligus memastikan Kelurahan Mangunsari menjadi bagian dari masyarakat Indonesia yang menjunjung nilai-nilai Pancasila.

Agustina juga mengingatkan warga agar bersama-sama menjaga dan merawat hasil pembangunan yang telah dilakukan agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Menurutnya, keterlibatan TNI dalam program TMMD tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga turut berkontribusi dalam penataan lingkungan dan upaya pengendalian banjir di Kota Semarang. (**)


KALI DIBACA