Empat Kapolsek Berganti, Polres Boyolali Lakukan Rotasi Jabatan Strategis, Selasa (28/4/26).BOYOLALI, WARTAGLOBAL.id --
Polres Boyolali melaksanakan rotasi sejumlah jabatan strategis dengan mengganti empat kepala kepolisian sektor dalam upacara serah terima jabatan (sertijab), Selasa (28/4/26). Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Mapolres Boyolali dan dipimpin langsung Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra.
Upacara dihadiri para pejabat utama Polres Boyolali, jajaran kapolsek, serta anggota kepolisian. Pergantian jabatan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus pembinaan karier personel di lingkungan Polri.
Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa mutasi merupakan hal wajar dalam institusi kepolisian guna memperkuat kepemimpinan dan menyiapkan kaderisasi.
“Mutasi jabatan adalah proses untuk meningkatkan daya kepemimpinan dan memperlancar kaderisasi,” ujarnya.
Adapun pejabat yang mengalami rotasi jabatan yakni AKP Danang Wibakso, sebelumnya Kapolsek Musuk, kini menjabat Kasubbagdalops Bagops Polres Boyolali. Kemudian AKP Sutimin, dari Kapolsek Simo menjadi Kasubbag Progar Bag Ren.
Selanjutnya, AKP Agung Setiawan yang sebelumnya Kapolsek Cepogo dipercaya mengemban tugas baru sebagai Kapolsek Simo. Jabatan Kapolsek Cepogo kini diisi AKP Surjadi yang sebelumnya menjabat Kapolsek Sawit.
Sementara itu, Iptu Riyan Aditya Nugraha dari Ka SPKT Polres Boyolali ditunjuk sebagai Kapolsek Musuk. Sedangkan posisi Kapolsek Sawit kini dipercayakan kepada Iptu Aris Hartanto, sebelumnya Wakapolsek Cepogo.
Kapolres Boyolali juga menyampaikan penghargaan kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas. Ia meminta pejabat baru segera menyesuaikan diri dengan karakteristik wilayah masing-masing agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.
Selain membahas mutasi, Kapolres turut mengingatkan jajarannya agar meningkatkan kesiapsiagaan menjelang peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2026.
Ia meminta seluruh kapolsek melakukan langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, terutama di daerah yang memiliki kawasan industri maupun titik keramaian massa.
“Segera laporkan potensi kerawanan agar dapat diantisipasi sejak awal,” tegasnya.
Kapolres juga menyoroti situasi sosial di tengah masyarakat, termasuk kenaikan harga gas dan BBM yang dinilai berpotensi memunculkan gangguan kamtibmas. Karena itu, seluruh personel diminta aktif menjalin komunikasi dengan tokoh masyarakat dan unsur terkait.
Menjelang Hari Bhayangkara pada 1 Juli 2026, seluruh anggota diingatkan menjaga disiplin serta menghindari pelanggaran kode etik yang dapat mencoreng institusi.
“Kegiatan pembinaan seperti Indonesia Asri juga agar rutin dilaksanakan setiap hari Jumat setelah olahraga pagi,” pungkasnya. (Joko S)
KALI DIBACA
