Inilah Tampang Perampok dan Pembunuh Sadis di Desa Dawung Sragen - Warta Global Jateng

Mobile Menu

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

More News

logoblog

Inilah Tampang Perampok dan Pembunuh Sadis di Desa Dawung Sragen

Friday, 12 June 2026
Suparman (53), perampok yang membunuh Bilqis (11) di Desa Dawung, Sragen, saat dibawa ke Polres Sragen, Rabu (10/6/2026).

SRAGEN, WARTAGLOBAL.id --
Kepolisian berhasil mengungkap kasus pembunuhan tragis yang menimpa Bilqis Rajiansyah Lestari (11), warga Bromoasri, Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen. Pelaku yang diketahui bernama Suparman alias Blendus (53) telah diamankan beserta sejumlah barang bukti yang sempat berusaha dihilangkan usai melakukan aksinya.

Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indiyasari, mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan pencarian intensif terhadap pakaian yang digunakan pelaku saat melakukan kejahatan. Berdasarkan pengakuan tersangka, pakaian tersebut dibuang ke kawasan Sungai Bengawan Solo setelah peristiwa pembunuhan terjadi.

Penyisiran dilakukan di sekitar Jembatan Ndrojo, Kecamatan Sambungmacan. Hasilnya, petugas berhasil menemukan seluruh pakaian yang dibuang pelaku, berupa kaus dan celana yang dikenakan saat kejadian.

"Jadi, untuk mencari pakaian yang dikenakan oleh pelaku ketika melakukan kejahatan (penelusuran hingga jembatan Ndrojo). Berdasarkan pengakuan dari pelaku, bahwa pelaku setelah melakukan kejahatan tersebut membuang pakaiannya, yaitu kaus dan juga celana di sekitar Sungai Bengawan Solo dan alhamdulillah sudah ketemu semua," jelas Dewiana, Jumat (12/6/2026).

Selain itu, polisi juga mengamankan sepeda motor milik korban yang sebelumnya dibawa kabur oleh tersangka. Kendaraan tersebut diketahui telah berpindah tangan dan penadah yang menerima barang hasil kejahatan tersebut juga telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Menurut Kapolres, motif utama pelaku melakukan pembunuhan adalah untuk menguasai harta benda milik korban. Barang yang menjadi sasaran pelaku antara lain satu unit sepeda motor Honda Vario dan sebuah telepon genggam milik korban.

Kasat Reskrim Polres Sragen, AKP Catur Agus Yudo Praseno, menjelaskan bahwa setelah melakukan pembunuhan, pelaku berupaya menghilangkan jejak dengan membuang sejumlah barang bukti ke Sungai Bengawan Solo. Untuk menemukan barang-barang tersebut, anggota kepolisian bahkan harus turun langsung dan menyelam di sungai.

Dari hasil pencarian, petugas berhasil menemukan jaket hoodie berwarna oranye serta celana panjang hitam yang dibuang ke aliran Bengawan Solo. Selain itu, polisi juga menemukan celana pendek jenis chinos berwarna cokelat yang sempat disembunyikan pelaku di area kebun.

Menariknya, keberadaan celana tersebut turut diperkuat oleh keterangan keluarga pelaku. Anak tersangka mengenali pakaian itu sebagai celana yang pernah dibelikannya dan memiliki model serupa dengan miliknya sendiri.

"Celana pendek jenis chinos ya warna coklat yang ketika kita tunjukkan kepada anaknya pada saat sebelum ditemukan, anaknya langsung menyampaikan, 'ini celana Chinos yang saya belikan waktu di Sulawesi.' Langsung anaknya mengambil celana satunya, 'ini loh Pak, ini punya saya dan kembar cuma punya bapak warnanya coklat.' Dan Alhamdulillah juga sudah kita temukan dibuang di kebun, disembunyikan di bawah," jelasnya.

Seluruh barang bukti yang berhasil ditemukan kini telah diamankan untuk melengkapi proses penyidikan. Polisi memastikan penyelidikan kasus pembunuhan terhadap bocah 11 tahun tersebut terus dikembangkan guna mengungkap seluruh rangkaian peristiwa dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. (Joko S)

KALI DIBACA