
Petugas Satlantas Polres Sragen melakukan Penyelidikan terhadap Kecelakaan Beruntun Tiga Kendaraan di Gemolong, pengendara sepeda motor meninggal dunia, Selasa (13/10/26).
SRAGEN, WARTAGLOBAL.id --
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk dan dua sepeda motor terjadi di Jalan Gemolong–Karanggede, tepatnya di Dukuh Nglangak, Kelurahan Kwangen, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 06.45 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan seorang lainnya mengalami luka-luka.
Kasatlantas Polres Sragen AKP Kukuh Tirto Satria Leksono, mewakili Kapolres Sragen AKBP Heru Antariksa Cahya, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan truk Isuzu Elf bernomor polisi AD 8377 OY, sepeda motor Honda Beat tanpa pelat nomor, serta Honda Supra dengan nomor polisi AD 6367 XY.
Truk Isuzu Elf dikemudikan Hendri Agus Yulianto (42), warga Kelurahan Kwangen, Kecamatan Gemolong. Sementara itu, Honda Beat dikendarai Bintang Akbar Subastian (18), warga Kampung Distrikan, Gemolong, sedangkan Honda Supra dikendarai Suwardi (54), warga Dukuh Nglangak, Kelurahan Kwangen, Gemolong.
“Lakalantas tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dan satu orang luka-luka,” jelas AKP Kukuh saat menerangkan kejadian tersebut.
Menurut keterangan kepolisian, kecelakaan bermula ketika truk Isuzu Elf dan sepeda motor Honda Supra melaju dari arah timur menuju barat. Honda Supra berada di depan truk tersebut. Pada saat bersamaan, sepeda motor Honda Beat melaju dari arah berlawanan, yakni dari barat menuju timur.
Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara Honda Supra diduga hendak menyeberang ke arah utara. Pada waktu yang hampir bersamaan, Honda Beat melintas dari arah berlawanan. Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat pengendara Honda Beat tidak sempat menghindar sehingga terjadi benturan.
Setelah menabrak Honda Supra, pengendara Honda Beat terjatuh ke sisi kanan jalan dan kemudian terbentur truk Isuzu Elf yang melaju dari arah timur. Benturan lanjutan tersebut menyebabkan kecelakaan yang melibatkan ketiga kendaraan.
Akibat kejadian itu, Bintang Akbar Subastian mengalami luka pada bagian punggung belakang, kepala, dan tangan. Meski sempat mengalami cedera akibat benturan, nyawanya tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, Suwardi, pengendara Honda Supra, mengalami luka pada kaki kiri serta lecet di tangan kiri. Korban masih dalam kondisi sadar dan mendapatkan perawatan medis di RS Assalam Gemolong, Sragen.
Dalam proses penanganan perkara, Satlantas Polres Sragen telah meminta keterangan dari dua orang saksi untuk membantu mengungkap secara lebih terperinci penyebab kecelakaan tersebut.
Kepolisian masih mendalami rangkaian kejadian, termasuk dugaan pergerakan Honda Supra yang hendak menyeberang sebelum benturan terjadi. Keterangan saksi dan hasil pemeriksaan petugas menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama ketika hendak menyeberang atau berpindah arah di jalan raya. Pengendara juga diimbau memastikan kondisi lalu lintas di sekitarnya aman, menjaga jarak dengan kendaraan lain, serta mengurangi kecepatan ketika mendekati kawasan permukiman maupun persimpangan.
Catatan: Berita ini disusun berdasarkan informasi yang diberikan. Belum tersedia keterangan tambahan terverifikasi mengenai perkembangan penyelidikan, hasil pemeriksaan kendaraan, ataupun tindakan hukum lanjutan dari kepolisian. (Joko S)
KALI DIBACA
