Kapolres Karanganyar, AKBP Arman Sahti, Rabu (28/1/26).KARANGANYAR, WARTAGLOBAL.id --
Proses pencarian seorang pendaki yang dilaporkan hilang di kawasan Bukit Mongkrang, lereng Gunung Lawu, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, masih terus dilakukan. Hingga kini, tim gabungan tetap menyisir lokasi dengan intensitas tinggi guna menemukan keberadaan korban.
Pendaki yang hilang diketahui bernama Yazid Ahmad Firdaus (26), warga Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Laporan kehilangan tersebut diterima pihak kepolisian pada Minggu (18/1/26). Tak lama setelah laporan masuk, aparat bersama tim SAR langsung bergerak menuju lokasi pendakian.
Untuk memperkuat pencarian, Polres Karanganyar menambah kekuatan personel dari berbagai satuan. Selain anggota Sabhara, kepolisian juga melibatkan satuan Brimob serta memperoleh dukungan tambahan dari personel Polda Jawa Tengah.
Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti menjelaskan bahwa sejak awal pihaknya telah melakukan perbantukan personel. Seiring berjalannya waktu dan mempertimbangkan kondisi lapangan, jumlah serta komposisi personel terus diperkuat.
“Begitu laporan diterima, anggota kami langsung diterjunkan. Mulai dari Sabhara, kemudian diperkuat Brimob, dan juga dibantu personel dari Polda Jawa Tengah,” ujar Arman saat dihubungi, Rabu (28/1/26).
Menurut Arman, keterlibatan Brimob dan Polda Jateng sangat penting karena medan di Bukit Mongkrang tergolong berat. Kawasan tersebut memiliki jalur pendakian yang curam, kontur perbukitan yang menantang, serta vegetasi lebat, sehingga membutuhkan personel dengan kemampuan khusus.
Selain mengerahkan personel, kepolisian juga menurunkan unit K-9 atau anjing pelacak untuk membantu menelusuri jejak pendaki yang diduga melintas di sejumlah titik. Upaya ini diharapkan dapat mempersempit area pencarian dan meningkatkan peluang menemukan korban.
“Unit K-9 sudah kami terjunkan untuk membantu penyisiran. Dengan dukungan ini, kami masih berharap korban dapat segera ditemukan,” tambahnya.
Saat ini, seluruh tim gabungan masih berada di lapangan dan terus melakukan penyisiran, baik di jalur pendakian utama maupun area sekitar yang dicurigai menjadi lintasan korban. Koordinasi lintas instansi terus dilakukan agar proses pencarian berjalan lebih efektif dan maksimal. (Joko S)
KALI DIBACA
