IIustrasi: Gagal menyalip dari kiri, Truk Mixer tabrak Sepeda Motor Seorang Pembonceng tewas di TKP di Jalan Sragen–Solo, Rabu (11/3/26).SRAGEN, WARTAGLOBAL.id --
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk mixer dan sepeda motor terjadi di Jalan Sragen–Solo, tepatnya di wilayah Desa Jetak, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Rabu (11/3/26). Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan seorang pembonceng sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.
Dalam kecelakaan itu, satu korban lainnya mengalami luka ringan dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kasatlantas Polres Sragen AKP Kukuh Tirto Satria Leksono menjelaskan kronologi kejadian pada Rabu sore.
Menurut Kukuh, kecelakaan dilaporkan terjadi sekitar pukul 13.40 WIB dan masuk laporan ke pihak kepolisian lima menit kemudian, yakni pada pukul 13.45 WIB. Insiden tersebut melibatkan truk Hino molem atau mixer dengan nomor polisi AE 8566 UK dan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AD 3072 EN.
Sepeda motor tersebut dikendarai oleh Trii Handayani, 49, warga Beloran, Sragen Kulon, Sragen, yang saat itu berboncengan dengan anaknya, Anisa Claudia Nintan Wijaya, 19. Sementara truk dikemudikan oleh Djumali, 55, warga Ngawi, Jawa Timur.
"Pembonceng sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian dengan kondisi kepala luka berat tak beraturan. Kemudian pengendara sepeda motor mengalami luka-luka ringan dan dirawat di RSUD Sragen," ujar Kukuh.
Dari hasil penyelidikan awal, petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Sragen telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari dua orang saksi yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.
Kukuh menjelaskan bahwa sebelum kecelakaan terjadi, truk dan sepeda motor melaju dalam arah yang sama, yakni dari Sragen menuju Solo atau dari utara ke selatan. Posisi truk berada di belakang sepeda motor.
Saat mendekati lokasi kejadian, pengemudi truk diduga hendak mendahului kendaraan lain yang berada di depannya. Namun proses menyalip tersebut dilakukan melalui sisi kiri jalan.
"Menjelang sampai di lokasi kejadian, truk bermaksud mendahului kendaraan bermotor di depannya. Pengemudi truk mendahului lewat arah kiri. Di saat bersamaan, ada sepeda motor yang melaju di jalur kiri. Karena jarak yang terlalu dekat, pengemudi truk tidak bisa mengendalikan laju truknya sehingga membentur sepeda motor di depannya sehingga pengendara dan pembonceng sepeda motor terjatuh sehingga terjadi lakalantas," ujar Kukuh.
Akibat benturan tersebut, pengendara dan pembonceng sepeda motor terjatuh di badan jalan hingga menyebabkan korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini.
(Joko S)
KALI DIBACA